Sejarah Puskesmas Karanganyar

Puskesmas Karanganyar merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnyadisebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya Puskesmas Karanganyar merupakan salah satu Puskesmas dari 21 Puskesmas di Kabupaten Karanganyar yang mempunyai tugas sebagai unit pelaksana teknis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar yang terletak di Jl. Ronggowarsito Rt.03 Rw.13 Bejen, Karanganyar 57716 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar

Analisa Geografi

Kecamatan Karanganyar merupakan salah satu dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar yang terletak 1100 400 – 1000 700 bujur timur dan 7o 280 – 7o460  Lintang selatan. Ketinggian rata –rata 320 meter di atas permukaan laut, beriklim tropis dengan temperature 220 C – 310 C. Dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara             :   Kec. Mojogedang
  • Sebelah Timur            :   Kec. Karangpandan dan Kec. Mateseh
  • Sebelah Selatan          :   Kab. Sukoharjo dan Kec. Jumantono
  • Sebelah Barat              :   Kec. Tasikmadu dan Kec. Jaten

Secara topografi Kecamatan Karanganyar merupakan dataran rendah dengan luas wilayah sebesar 43,03 km2. Terdiri dari:

  • Tanah sawah             :    18,6 km2
  • Tanah kering             :    20,03 km2
  • Hutan                          :    1,22 km2
  • Perkebunan                :    0,68 km2
  • fasilitas umum           :    0,34 km2

Secara administratif Kecamatan Karanganyar terbagi menjadi 12 (Dua Belas) Kelurahan  54 lingkungan, 162 RW dan 554 RT. Dimana Kelurahan Delingan merupakan kelurahan terluas dengan luas wilayah 8,01 Km2 dan kelurahan Karanganyar sebagai kelurahan tersempit dengan luas wilayah sebesar 0,52 Km2. Dari dua belas (12) kelurahan yang ada, tujuh (7) kelurahan merupakan kelurahan perkotaan (urban) dan lima (5) kelurahan merupakan pedesaan (rural), yaitu Kelurahan Bolong, Jantiharjo, Gayamdompo, Delingan dan Gedong.

Wilayah Kerja terdiri dari 12 Kelurahan :

  • Kelurahan Lalung                :    4,03 km²
  • Kelurahan Bolong                :    3,22 km²
  • Kelurahan Jantiharjo          :    3,25 km²
  • Kelurahan Tegalgede           :   3,85 km²
  • Kelurahan Jungke                :    1,87 km²
  • Kelurahan Cangakan           :    1,49 km²
  • Kelurahan Karanganyar      :    0,52 km²
  • Kelurahan Bejen                   :    3,85 km²
  • Kelurahan Popongan           :    3,84 km²
  • Kelurahan Gayamdompo    :    3,69 km²
  • Kelurahan Delingan             :    8,01 km²
  • Kelurahan Gedong               :    5,74 km²

Peta Wilayah Kerja UPT Puskesmas Karanganyar

Budaya Kerja 5R terdiri dari

1. RINGKAS

Merupakan kegiatan menyingkirkan barang barang yang tidak diperlukan sehingga barang yang ada di lokasi kerja hanya barang yang benar benar di butuhkan dalam aktivitas kerja.

2. RAPI

Berarti menyimpan barang yang tepat atau dalam tata letak yang benar sehingga dapat dipergunakan dalam keadaan mendadak. Ini merupakan cara untuk menghilangkan proses pencarian . hal ini dirancang untuk membantu dalam menemukan segala sesuatu yang di perlukantanpa kehilangan banyak waktu untuk mencari dan membongkar.

3. RESIK

Merupakan kegiatan membersihkan peralatan dan daerah kerja sehingga segala peralatan kerja tetap terjaga dalam kondisi yang baik.secara konkrit, langkah ini berupa membuang sampah ,kotoran dan benda benda asing serta membersihkan segala sesuatu . meskipun langkah ini sederhana ,namun menjadi sangat penting, terutama ketika kotoran dilingkungan kerja justru pada akhirnyamenjadi sumber kesalahan kerja.

4. RAWAT

Berarti pemantapan terus menerus dan secara berulang ulang memelihara tiga prinsip sebelumnya yaitu: ringkas / pemeliharaan ,rapi/penataan, dan resik/pembersihannya. Dengan demikian,langkah ini merupakan upaya untuk memelihara langkah – langkah yang sudah dilakukan sebelumnya.

5. RAJIN

Berarti pelatihan dan kemampuan untuk pembiasaan melakukan apa yang dilakukan meskipun itu sulit di lakukan. Dalam hal ini perlu di tanamkan semangat untuk melakukan sesuatu dengan cara yang benar.penekannya adalah dengan menciptakan kebiasaan dan perilaku yang baik, yaitu dengan mengerjakan kepada setiaporang sebagai anggota organisasi untuk melaksanakan dan mematuhi peraturan. Langkah kelima ini merupakan langkahpendukung langkah pemantapan. Aturan – aturan perlu dibuat dalam upaya pemeliharaan.

3S

1. SENYUM adalah ekspresi bibir yang menunjukan rasa senang, gembira, suka

2. SALAM, adalah menyatakan hormat kepada orang lain

3. SAPA, adalah perkataan untuk menyapa dan mengajak orang lain bercakap – cakap